You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hapus tato Jaksel
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

RSUD Kebayoran Lama Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

RSUD Kebayoran Lama memperingati hari jadinya yang ke-7 dengan menggelar layanan hapus tato gratis di aula kantornya di wilayah Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 

"Program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah,"

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono mengapresiasi layanan hapus tato gratis yang diselenggarakan RSUD Kebayoran Lama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta. 

"Kami apresiasi karena program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada warga yang ingin berhijrah atau memperbaiki diri," ujarnya, Kamis (14/8). 

100 Warga Jakut Manfaatkan Layanan Hapus Tato Gratis

Tomy menuturkan, bahwasannya hapus tato ini tidak bisa dilakukan secara instan atau sekali hapus. Peserta harus melakukannya bisa sampai lebih dari lima kali, tergantung warna dan ketebalan tinta tato.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat dicontoh unsur lainnya di Jakarta Selatan. Sehingga maanfat dari Zakat Infak dan Sodaqoh (ZIS) yang berasal dari warga akan terasa kembali manfaatnya bagi warga," ucapnya. 

Direktur Utama RSUD Kebayoran Lama, Yenny Nariswari menjelaskan, layanan hapus tato gratis ini merupakan yang pertama kali dilakukan dalam merayakan HUT RSUD Kebayoran Lama. 

"Kalau ulang tahun sebelumnya, kami hanya melakukan kegiatan seperti sunat massal gratis ataupun mamografi," katanya. 

Yenny menambahkan, kuotanya yang disediakan dalam layanan ini hanya 100 orang dengam persyaratan ber-KTP Jakarta Selatan.

"Untuk mengikuti hapus tato gratis ini mereka terlebih dahulu mendaftar online, lalu cek tekanan darah, ambil darah, konsultasi dokter, anestesi. Namun, apabila ada kendala satu dan lain hal, maka peserta tersebut akan gugur demi menjaga kesehatan mereka," bebernya. 

Sementara itu, salah satu peserta layanan hapus tato, Tiwi mengaku sudah dua kali mengikuti hapus tato yang diselenggarakan Baznas Bazis DKI Jakarta. 

"Udah dua kali saya ikut hapus tato. Saya ingin lebih bersih aja dari sebelumnya. Ingin lebih baik lagi intinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye3000 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1247 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1131 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye904 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye775 personDessy Suciati